penulis ; M.Affan Valentino Maulana Jordy (XII IPS 2 #18)
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatu
Sebagian orang mungkin tidak tau akibat dari rokok elektrik dan berpendapat bahwa rokok tembakau lebih berbahaya dari rokok elektrik karena mungkin perokok elektrik tersebut berpikir bahwa rokok elektrik lebih aman,ramah lingkungan dan hemat.namun,hal itu disangkal oleh sekelompok ilmuwan dari university of minnesota yang menemukan bahwa rokok elektrik dapat memicu kanker karena rokok elektrik mengandung tiga bahan kimia yang dapat merusak DNA.
Menurut Silvia Balbo selaku peneliti utama,ia mengatakan; “Rokok tembakau memiliki lebih banyak kandungan karsinogen (zat yang dapat menyebabkan kanker) dibanding rokok elektrik.namun,karena ancamannya berbeda bukan berarti rokok elektrik lebih aman”. dilansir IFL Science,Senin (21/08/2018).
jika rokok elektrik (vape) memiliki konsep yang hampir sama dengan rokok tembakau.Pada umumnya perbedaannya terletak pada cara pemakaiannya,jika vape untuk aktivasinya dengan cara menekan tombol pada vape dan pemakainya menghisap ujung vape,lalu mengeluarkan berupa asap yang mengandung sejumlah kecil nikotin atau zat berbahaya lainnya yang biasanya terdapat pada cairan perisa isi ulang yang dibakar di dalam vape.Cairan tersebut banyak mengandung pelarut, pengawet, dan perisa yang tidak bagus bagi kesehatan.Saat zat tersebut diubah dengan panas yang tinggi yang kemudian dikonsumsi pengguna.
Berikut perbedaan kandungan antara rokok tembakau – rokok elektrik (vape):
*Rokok tembakau
✓Karbon Monoksida
zat senyawa ini merupakan gas yang tidak memiliki rasa dan bau, jika dihirup terlalu banyak dapat menyebabkan fungsi otot & jantung menurun yang menyebabkan kelelahan, lemas, dan pusing.
✓Nikotin
zat ini memiliki efek candu yang berfungsi sebagai perantara dalam sistem saraf otak yang menyebabkan berbagai reaksi biokimia, termasuk efek menyenangkan dan menenangkan, nikotin jika diserap oleh tubuh zat akan masuk ke aliran darah, kemudian merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak hormon adrenalin yang menyebabkan peningkatan tekanan darah, denyut jantung dan pernapasan dapat berefek muntah, kejang, penekanan sistem saraf pusat.
✓Tar
zat ini bersifat karsinogen yang dapat mengendap di paru-paru yang dapat berisiko tinggi menyebabkan penyakit pada paru-paru,seperti ; kanker & emfisema.
✓Hidrogen Sianida
zat senyawa ini dapat menjadi bahan penyusun rokok, yang dapat berefek melemahkan paru-paru, menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan mual.
✓Benzena
benzena adalah residu dari pembakaran rokok yang jika dalam jangka (1 Thn+) dapat menurunkan jumlah sel darah merah dan merusak sumsum tulang yang dapat meneyebabkan risiko anemia & pendarahan. selain itu, Benzena juga merusak sel darah putih sehingga dapat menurunkan daya tahan tubuh yang berisiko leukimia.
✓Formaldehida
zat ini merupakan zat residu dari pembakaran rokok dalam jangka pendek dapat mengakibatkan iritasi pada mata ,hidung & tenggorokan yang dalam jangka panjang meningkatkan resiko nasofaring.
✓Arsenik
zat ini adalah golongan pertama karsinogen yang dapat menyebabkan kanker pada kulit, paru-paru, saluran kemih & hati.
✓Kardium
ada sekitar 40-60% dalam asap rokok, jika teserap masuk ke paru-paru (merokok) dapat menimbulkan gangguan sensorik, muntah, diare, kejang, kram otot, gagal ginjal dan berisiko kanker.
✓Amonia
gas beracun tidak berwarna namun berbau tajam yang dapat meningkatkan dampak candu nikotin.(dalam jangka pendek) berakibat napas, sesak, iritasi mata & sakit tenggorokan, sedangkan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan pneumonia dan kanker tenggorokan.
✓Aseton
senyawa yang biasanya digunakan untuk menghapus cat kursi, jika dalam jangka panjang dapat merusak hati serta ginjal.
✓Acrolein
zat yang biasanya terkandung dalam gas air mata yang bersifat karsinogen yang dapat menyebabkan iritasi pada mata dan saluran pernapasan.
✓Kromium
zat ini dapat menyebabkan kanker paru-paru (dalam jangka panjang) yang biasanya digunakan perawatan, pengawet kayu, dan pelapis logam.
✓Nitrosamines
senyawa yang dapat menyebabkan mutasi DNA dan zat ini juga bersifat karsinogen.
✓Toluene
zat yang banyak digunakan untuk melarutkan cat yang dapat menyebabkan seseorang menjadi linglung, hilang ingatan, mual lemah dan lain-lain.
*Vape (Rokok Elektrik)
✓Nikotin
jika kebiasaan merokok (elektrik) maka penggunanya akan mengalami depresi/uring-uringan. zat ini tidak baik untuk paru-paru karena dapat menyebabkan kerusakan paru-paru secara permanen hingga kanker.
✓Propilen Gilikon
sebenarnya zat ini tidak berbahaya untuk dikonsumsi karena banyak ditemukan di berbagai jenis makanan, seperti ; popcorn, es krim, salad, dan lain-lain.Namun, uap dari zat ini dapat menyebabkan mata iritasi dan berbahaya jika dikonsumsi oleh pengidap asma karena dapat menyebabkan penyakit asma sering kambuh.
✓Gliserin
zai ini berupa cairan kental yang tidak berbau, tidak berwarna dan rasanya manis, meskipun aman dikonsumsi tapi belum ada penelitian lebih lanjut tentang dampaknya jika dihirup secara berlebihan.
✓Zat-zat kimia yang terkandung, seperti ;
formalin, asetaldehida, akrolein, timah, timbal dan merkuri dapat membentuk aerosol yang berbahaya bagi kesehatan jika dipanaskan.
✓Perisa
perisa vape memiliki berbagai rasa yang juga membuat harum uap yang dihembuskan.Namun, dibalik rasa-rasa enak dan unik yang dihasilkan rokok elektrik, didalamnya juga terkandung diasetik (zat berbahaya jika dihirup) bisa menyebabkan penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK).
Setelah tahu apa yang terkandung di dalam rokok tembakau dan rokok elektrik (vape) bagaimana menurutmu, bukankah rokok elektrik juga berbahaya (tidak aman) bagi kesehatan karena mengandung banyak zat kimia yang juga berpotensi menyebabkan kanker jika dibandingkan dengan rokok tembakau, rokok elektrik terlihat lebih keren.Namun, memiliki dampak yang sama kuat dengan rokok tembakau yaitu dapat berdampak buruk bagi tubuh dalam jangka panjang maupun jangka pendek.
Sekian dari saya semoga bermanfaat ilmu yang saya berikan ini, terima kasih.
akhiru kalam Wasalamualaikum salam warohmatullahi wabarokatu.